ASKEP STRUMA PDF

Setelah bertahuna tahun folikel tumbuh semkin membesar dengan membentuk kista dan kelenjar tersebut menjadi noduler. Strauma nodosa non toksik adalah pembesaran kelenjar tiroid yang secara kelinis teraba nodul satu atau lebih disertai tanda tanda hipertiroidisme. Bahan yang mengandung iodium diserap usus, masuk ke dalam sirkulasi darah dan ditangkap paling banyak oleh kelenjar tyroid.. Dalam kelenjar, iodium dioksida menjadi bentuk yang aktif yang distimuler oleh Tiroid Stimulating Hormon kemudian disatukan menjadi molekul tiroksin yang terjadi pada fase sel koloid.

Author:Tauhn Gurn
Country:Singapore
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):22 January 2010
Pages:355
PDF File Size:6.71 Mb
ePub File Size:17.26 Mb
ISBN:601-8-50651-782-2
Downloads:55685
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Zololkree



Defenisi Struma Kelainan glandula tyroid dapat berupa gangguan fungsi seperti tiritosikosis atau perubahan susunan kelenjar dan morfologinya, seperti penyakit tyroid noduler.

Kelenjar tyroid mulai terlihat terbentuk pada janin berukuran 3, cm, yaitu pada akhir bulan pertama kehamilan. Kelenjar tyroid berasal dari lekukan faring antara branchial pouch pertama dan kedua.

Dari bagian tersebut timbul divertikulum, yang kemudian membesar, tumbuh ke arah bawah mengalami desensus dan akhirnya melepaskan diri dari faring. Sebelum lepas, berbentuk sebagai duktus tyroglossus yang berawal dari foramen sekum di basis lidah. Duktus ini akan menghilang setelah dewasa, tetapi pada keadaan tertentu masih menetap. Dan akan ada kemungkinan terbentuk kelenjar tyroid yang letaknya abnormal, seperti persisten duktud tyroglossus, tyroid servikal, tyroid lingual, sedangkan desensus yang terlalu jauh akan membentuk tyroid substernal.

Branchial pouch keempat ikut membentuk kelenjar tyroid, merupakan asal sel-sel parafolikular atau sel C, yang memproduksi kalsitonin. IPD I. Kelenjar tyroid janin secara fungsional mulai mandiri pada minggu ke masa kehidupan intrauterin.

Anatomi Kelenjar tyroid terletak dibagian bawah leher, antara fascia koli media dan fascia prevertebralis. Didalamruang yang sama terletak trakhea, esofagus, pembuluh darah besar, dan syaraf. Kelenjar tyroid melekat pada trakhea sambil melingkarinya dua pertiga sampai tiga perempat lingkaran. Tyroid terdiri atas dua lobus, yang dihubungkan oleh istmus dan menutup cincin trakhea 2 dan 3. Kapsul fibrosa menggantungkan kelenjar ini pada fasia pretrakhea sehingga pada setiap gerakan menelan selalu diikuti dengan terangkatnya kelenjar kearah kranial.

Sifat ini digunakan dalam klinik untuk menentukan apakah suatu bentukan di leher berhubungan dengan kelenjar tyroid atau tidak Djokomoeljanto, Tyroidea Inferior cabang Arteri Subklavia. Setiap folikel lymfoid diselubungi oleh jala-jala kapiler, dan jala-jala limfatik, sedangkan sistem venanya berasal dari pleksus perifolikular Djokomoeljanto, Nodus Lymfatikus tyroid berhubungan secara bebas dengan pleksus trakhealis yang kemudian ke arah nodus prelaring yang tepat di atas istmus, dan ke nl.

Pretrakhealis dan nl. Paratrakhealis, sebagian lagi bermuara ke nl. Brakhiosefalika dan ada yang langsung ke duktus thoraksikus. Hubungan ini penting untuk menduga penyebaran keganasan Djokomoeljanto, Histologi Struma Pada usia dewasa berat kelenjar ini kira-kira 20 gram.

Dinding folikel terdiri dari selapis sel epitel tunggal dengan puncak menghadap ke dalam lumen, sedangkan basisnya menghadap ke arah membran basalis. Folikel ini berkelompok sebanyak kira-kira 40 buah untuk membentuk lobulus yang mendapat vaskularisasi dari end entry. Setiap folikel berisi cairan pekat, koloid sebagian besar terdiri atas protein, khususnya protein tyroglobulin BM Bentuk aktif hormon ini adalah Triodotironin T3 , yang sebagian besar berasal dari konversi hormon T4 di perifer, dan sebagian kecil langsung dibentuk oleh kelenjar tyroid.

Iodida inorganik yang diserap dari saluran cerna merupakan bahan baku hormon tyroid. Iodida inorganik mengalami oksidasi menjadi bentuk organik dan selanjutnya menjadi bagian dari tyrosin yang terdapat dalam tyroglobulin sebagai monoiodotirosin MIT atau diiodotyrosin DIT. Sebagian besar T4 dilepaskan ke sirkulasi, sedangkan sisanya tetap didalam kelenjar yang kemudian mengalami diiodinasi untuk selanjutnya menjalani daur ulang. Jaringan yang mempunyai kapasitas mengadakan perubahan ini ialah jaringan hati, ginjal, jantung dan hipofisis.

Pengaturan faal tiroid : Ada 4 macam kontrol terhadap faal kelenjar tiroid : Djokomoeljanto, TRH Thyrotrophin releasing hormone Tripeptida yang disentesis oleh hpothalamus. Merangsang hipofisis mensekresi TSH thyroid stimulating hormone yang selanjutnya kelenjar tiroid teransang menjadi hiperplasi dan hiperfungsi TSH thyroid stimulating hormone Glikoprotein yang terbentuk oleh dua sub unit alfa dan beta.

Dalam sirkulasi akan meningkatkan reseptor di permukaan sel tiroid TSH-reseptor-TSH-R dan terjadi efek hormonal yaitu produksi hormon meningkat Umpan Balik sekresi hormon negative feedback. Kedua hormon T3 dan T4 ini menpunyai umpan balik di tingkat hipofisis. Khususnya hormon bebas. T3 disamping berefek pada hipofisis juga pada tingkat hipotalamus. Sedangkan T4 akan mengurangi kepekaan hipifisis terhadap rangsangan TSH.

Pengaturan di tingkat kelenjar tiroid sendiri. Produksi hormon juga diatur oleh kadar iodium intra tiroid Efek metabolisme Hormon Tyroid : Djokomoeljanto, Kalorigenik Termoregulasi Metabolisme protein. Dalam dosis fisiologis kerjanya bersifat anabolik, tetapi dalam dosis besar bersifat katabolik Metabolisme karbohidrat. Bersifat diabetogenik, karena resorbsi intestinal meningkat, cadangan glikogen hati menipis, demikian pula glikogen otot menipis pada dosis farmakologis tinggi dan degenarasi insulin meningkat.

Metabolisme lipid. T4 mempercepat sintesis kolesterol, tetapi proses degradasi kolesterol dan ekspresinya lewat empedu ternyata jauh lebih cepat, sehingga pada hiperfungsi tiroid kadar kolesterol rendah. Sebaliknya pada hipotiroidisme kolesterol total, kolesterol ester dan fosfolipid meningkat.

Vitamin A. Konversi provitamin A menjadi vitamin A di hati memerlukan hormon tiroid. Sehingga pada hipotiroidisme dapat dijumpai karotenemia.

Lain-lain : gangguan metabolisme kreatin fosfat menyebabkan miopati, tonus traktus gastrointestinal meninggi, hiperperistaltik sehingga terjadi diare, gangguan faal hati, anemia defesiensi besi dan hipotiroidisme. Klasifikasi Struma Pembesaran kelenjar tiroid kecuali keganasan , Menurut American society for Study of Goiter membagi : Struma Non Toxic Diffusa Stuma Toxic Diffusa Struma Toxic Nodusa Istilah Toksik dan Non Toksik dipakai karena adanya perubahan dari segi fungsi fisiologis kelenjar tiroid seperti hipertiroid dan hipotyroid, sedangkan istilah nodusa dan diffusa lebih kepada perubahan bentuk anatomi.

Struma non toxic nodusa Adalah pembesaran dari kelenjar tiroid yang berbatas jelas tanpa gejala-gejala hipertiroid. Etiologi : Penyebab paling banyak dari struma non toxic adalah kekurangan iodium. Akan tetapi pasien dengan pembentukan struma yang sporadis, penyebabnya belum diketahui. Kelebihan yodium: jarang dan pada umumnya terjadi pada pre-existing penyakit tiroid autoimun Goitrogen : Obat : Propylthiouracil, litium, phenylbutazone, aminoglutethimide, expectorants yang mengandung yodium Agen lingkungan : Phenolic dan phthalate ester derivative dan resorcinol berasal dari tambang batu dan batubara.

Makanan, Sayur-Mayur jenis Brassica misalnya, kubis, lobak cina, brussels kecambah , padi-padian millet, singkong, dan goitrin dalam rumput liar Dishormonogenesis: Kerusakan dalam jalur biosynthetic hormon kelejar tiroid Riwayat radiasi kepala dan leher : Riwayat radiasi selama masa kanak-kanak mengakibatkan nodul benigna dan maligna Lee, Struma Non Toxic Diffusa.

A BORROWED SCOT KAREN RANNEY PDF

ASKEP STRUMA PDF

Etiologi Berbagai faktor diidentifikasikan sebagai penyebab terjadinya hipertrofi kelenjar tiroid termasuk didalamnya defisiensi yodium, gaitrogenik glikosida agent zat atau bahan ini dapat mensekresi hormon tiroid seperti ubi kayu, jagung, lobak, kangkung, kubis bila dikonsumsi secara berlebihan. Pada pasien-pasien ini hipertiroidisme timbul secara lambat. Pasien mungkin mengalami aritmia dan gagal jantung yang resisten terhadap terapi digitalis. Pasien dapat pula memperlihatkan bukti-bukti penurunan berat badan, lemah dan pengecilan otot. Pasien hipertiroidisme berat dapat krisis atau badai tiroid.

JANKOWSKI ELEMENTY GRAFIKI KOMPUTEROWEJ PDF

Berdasarkan klinisnya : 2. Defisiensi iodine dengan kebutuhan excessive biasanya terjadi selama pubertas, pertumbuhan, laktasi dan kehamilan. Karena kurang iodine kelenjar menjadi hiperplasi untuk menghasilkan tiroksin dalam jumlah yang cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan supply iodine yang terbatas. Sehingga terdapat vesikel pucat dengan sel epitel kolumner tinggi dan koloid pucat. Vaskularisasi kelenjar juga akan bertambah.

QUIMICA QUANTICA PDF

Biasanya tidak ada gejala-gejala lain kecuali gangguan kosmetik, tetapi kadang-kadang timbul komplikasi-komplikasi. Struma mungkin membesar secara difus dan atau bernodula. Struma endemic merupakan salah satu masalah gizi di Indonesia. Sebab utamanya adalah efisiensi yodium, disamping factor-faktor lain misalnya bertambahnya kebutuhan yodium pada masa pertumbuhan, kehamilan dan laktasi atau pengaruh-pengaruh zat-zat goitrogenik.

DOA RIHUL AHMAR PDF

Douran Best free soundcloud downloader chrome Minuet j s bach piano concerto in d minor free street download Free unlock iphone 4 download Babul awkep downloadming Download clejanii vehicle search Dhamaal dumeel songs download starmusiq baahubali Misri quran pdf download Download lagu diparmahan tuhan i do augustus Pathu enrathukulla songs free download starmusiq vedhalam Ze lezin download dvd video Bangla natok ami tumi se free download Jahdan blakkamoore the general downloads Karimedu hot scenes download free Download autocad xforce keygen Lustige videos zum totlachen download Manpari nursery rhymes free download Super saiyan are real by killakarisma mp3 downloads Download ansi c standard. Resiko injuri Asam laktatNutrisi kurang dari kebutuhanBersihan jalan nafas tidak efektifGangguan keseimbangan cairan dan elektrolit 1. Askep Transplantasi ginjal 1. In this example, the presence of a microfollicular pattern imparts a resemblance to granulosa cell tumor.

Related Articles