INTOKSIKASI ASAM JENGKOLAT PDF

Timbulnya keracunan tidak bergantung dari jumlah biji jengkol yang di makan dan apakah jengkol itu dimakan mentah atau di masak terlebih dahulu. Demikian juga tidak ada hubungan dengan muda atau tuanya biji jengkol yang dimakan. Namun timbulnya gejala keracunan tergantung dari kerentanan seseorang terhadap asam jengkol Diagnosis dan Terapi Keracunan Jengkol Gejala yang timbul disebabkan oleh hablur kristal asam jengkol yang dapat menyebabkan obstruksi saluran kemih. Keluhan pada umumnya timbul dalam waktu jam setelah memakan jengkol.

Author:Shaktijinn Nikolar
Country:Romania
Language:English (Spanish)
Genre:Marketing
Published (Last):15 September 2019
Pages:387
PDF File Size:11.35 Mb
ePub File Size:16.60 Mb
ISBN:377-8-32257-814-9
Downloads:56898
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Zulkikinos



Epidemiologi[ sunting sunting sumber ] Penyakit ini hanya mengenai sebagai kecil orang yang mengonsumsi biji jengkol saja. Kejadinnya jarang dan tersebar secara sporadis. Penyakit ini biasa terjadi di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Myanmar, tempat tanaman ini tumbuh dan dikonsumsi.

Masyarakat Asia Tenggara biasa mengonsumsinya baik dalam keadaan mentah maupun diolah dengan berbagai jenis hidangan. Tanaman ini dapat tumbuh dan panen hampir sepanjang tahun, tetapi dalam sebuah studi dilaporkan bahwa terdapat peningkatan kasus antara bulan September hingga Desember atau pada musim penghujan saat puncak musim panen jengkol.

Pada musim panen jengkol, konsumsi jengkol meningkat dan meningkatkan angka kejadian intoksikasi jengkol. Penyakit ini tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin dan usia. Pada studi ditemukan bahwa kasus ini dapat terjadi pada anak [4] dan dewasa, umumnya antara usia 12 hingga 50 tahun.

Asam jengkol adalah sejenis asam amino non protein yang mengandung sulfur. Sulfur inilah yang menyebabkan bau tidak sedap. Kadar asam jengkol pada biji jengkol bervariasi tergantung pada varietas dan usia bijinya. Kadar asam jengkol pada biji muda lebih sedikit daripada kadar yang terdapat pada biji jengkol yang lebih tua. Pada saat kadar asam jengkol dalam tubuh tinggi maka akan menimbulkan endapan dan terbentuk kristal-kristal tajam seperti jarum. Pada kondisi yang parah akan timbul kerusakan pada ginjal hingga kematian.

Penyakit ini dapat timbul bergantung pada daya tahan tubuh seseorang. Tampilan klinis pada seseorang yang terkena penyakit ini bisa beragam. Tampilan klinis penderita muncul dalam 5 hingga 12 jam setelah mengonsumsi jengkol, terkadang bisa lebih cepat hingga 2 jam setelahnya. Penderita biasanya datang dalam keadaan mulut berbau tidak sedap khas jengkol.

Gejala yang dapat muncul antara lain: [5] [7] Mual Kolik , rasa nyeri pada daerah sekitar perut bawah atau pinggang Oliguria kemih sedikit atau anuria tidak berkemih sama sekali Hematuria berdarah saat berkemih , ditandai urin kemerahan Gagal ginjal akut Komplikasi[ sunting sunting sumber ] Pada kondisi yang parah, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi seperti gagal ginjal akut.

Belum ada penelitian yang menentukan kadar asam jengkol atau jumlah jengkol yang aman dikonsumsi sehingga tidak menimbulkan komplikasi. Namun, pada sebuah studi kasus dilaporkan seorang laki-laki berusia 32 tahun mengalami keluhan keracunan jengkol setelah menghabiskan 10 biji jengkol.

Tatalaksana yang dilakukan adalah istirahat dan terapi suportif. Tujuan tatalaksana untuk mencegah terbentuknya kristal dengan mengubah suasa asam menjadi basa.

Perawatan di rumah sakit dapat diperlukan untuk memonitor kondisi pasien ini. Dianjurkan untuk merebus jengkol selama 10 menit dengan air soda hingga mendidih. Kondisi tubuh yang dehidrasi kekurangan cairan dapat menyebabkan asam jengkol mudah mengendap dan membenuk kristal yang mengganggu saluran kemih.

CROSSFIRE TRILOGY RIFLESSI DI TE PDF

INTOKSIKASI ASAM JENGKOLAT PDF

Epidemiologi[ sunting sunting sumber ] Penyakit ini hanya mengenai sebagai kecil orang yang mengonsumsi biji jengkol saja. Kejadinnya jarang dan tersebar secara sporadis. Penyakit ini biasa terjadi di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Myanmar, tempat tanaman ini tumbuh dan dikonsumsi. Masyarakat Asia Tenggara biasa mengonsumsinya baik dalam keadaan mentah maupun diolah dengan berbagai jenis hidangan. Tanaman ini dapat tumbuh dan panen hampir sepanjang tahun, tetapi dalam sebuah studi dilaporkan bahwa terdapat peningkatan kasus antara bulan September hingga Desember atau pada musim penghujan saat puncak musim panen jengkol. Pada musim panen jengkol, konsumsi jengkol meningkat dan meningkatkan angka kejadian intoksikasi jengkol.

HENRI DUTILLEUX FLUTE SONATINE PDF

Diagnosis dan Terapi Keracunan Jengkol

Antibiotika hanya diberikan apabila ada infeksi sekunder. Tindakan yang dilakukan di rumah sakit berupa: a. Pemantauan ketat status cairan dan elektrolit pasien karena kondisi pasien dapat memburuk secara tiba-tiba dan berat. Pemberikan cairan intravena dan elektrolit jika diperlukan untuk mengembalikan dan mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit. Pemantauan fungsi ginjal dan alkalinasi urin untuk mengeluarkan kristal asam jengkolat.

JENNIFER ECHOLS THE EX GAMES PDF

Menu utama

Jengkol merupakan tanaman yang seringkali dimanfaatkan bijinya untuk dikonsumsi. Walaupun mempunyai aroma yang kurang sedap, jengkol banyak digemari tidak hanya oleh masyarakat Indonesia, namun juga oleh sebagian masyarakat di Malaysia, Thailand, dan juga Filipina. Di Indonesia, jengkol dikenal dengan banyak nama antara lain jengkol Jawa , jaring Sumatera , kicaang Sunda , blandingan Bali , jering atau jiring Melayu , jaawi Lampung , dan lubi Sulawesi. Gambar 1. Buah dan biji jengkol Biji jengkol biasanya diolah dan dikonsumsi dalam bentuk emping, semur, sambal goreng, rendang, urap atau lalapan mentah. Selain bijinya yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan, jengkol juga dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Kulit batang tanaman jengkol secara tradisional digunakan untuk mengobati sakit gigi, sedangkan daunnya digunakan untuk mengobati luka dan kudis.

Related Articles