LAPORAN BANDUL MATEMATIS PDF

Untuk menentukan harga percepatan gravitasi bumi g secara eksperimen II. Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut: Setiap massa menarik massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Berat suatu benda adalah hasil kali massa benda tersebut dengan percepatan gravitasi bumi. Percepatan gravitasi ini berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lain.

Author:Zolonos Tonos
Country:Seychelles
Language:English (Spanish)
Genre:Travel
Published (Last):11 August 2010
Pages:72
PDF File Size:11.69 Mb
ePub File Size:2.71 Mb
ISBN:471-6-61737-523-1
Downloads:39602
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tegal



Pada bandul matematis dan bandul fisis besar periodenya tidak dipengaruhi oleh massa dan panjang tali. Praktikum ini terdiri atas 2 kegiatan yakni kegiatan pertama bandul matematis dan yang kedua bandul fisis.

Banyaknya ayunan yang digunakan adalah 10 kali ayunan. Pada kegiatan pertama diperoleh hasil bahwa yang mempengaruhi besar periode adalah panjang tali sedangkan massa dan simpangan tidak mempengaruhi dan terbukti secara teori. Apa faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya periode ayunan bandul matematis dan bandul fisis? Bagaimana cara menentukan percepatan gravitasi dengan metode ayunan sederhana? Bagaimana cara menentukan nilai periode ayunan bandul matematis dan bandul fisis?

Mahasiswa dapat memahami faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya periode ayunan bandul matematis dan bandul fisis. Menentukan percepatan gravitasi dengan metode ayunan sederhana. Mahasiswa dapat menentukan nilai periode ayunan bandul matematis dan bandul fisis.

Gerak bandul merupakan gerak harmonic sederhana yang terdiri dari tali dengan panjang L dan beban bermassa m. Gaya yang bekerja pada beban adalah beratnya mg dan tegangangan T pada tali. Gerak harmonik sederhana adalah gerak periodik dengan lintasan yang ditempuh elalu sama tetap. Gerak harmonik sederhana mempunyai persamaan gerak dalam bentuk sinusoidal dan digunakan untuk menganalisis suatu gerak periodik tertentu.

Gerak periodic adalah gerak berulang atau berosilasi melalui titik setimbang dalam interval waktu tetap [1]. Bandul matematis Sebuah benda yang massanya dianggap sebagai sebuah pertikel yang terletak dipusat massanya,diikat dan digantung dengan tali lentur pada sebuah titik tetap.

Bila benda itu diberi simpangan awal sehingga tali membentuk sudut yang cukup kecil terhadap arah vertikal dan kemudian benda dilepaskan,maka benda akan berayun disekitar titik setimbangnya pada sebuah bidang datar vertikal dengan frekuensi tetap. Bandul Fisis Bandul fisis adalah sembarang pendulum nyata, menggunakan suatu benda dengan ukuran terhingga, kontras dengan model idealisasi dari pendulum sederhana dengan semua massanya terkonsentrasi pada satu titik tunggal.

Bandul fisis atau pendulum fisik bias saja memiliki massa distribusi massa yang rumit, jauh berbeda dari pendulum sederhana.

Bandul fisis digunakan untuk mengggambarkan gerak berayun dari bandul yang disebabkan oleh gravitasi. Untuk membuat bandul pendulum , beratnya m. Dengan menarik pendulum kembali dan melepaskan, itu akan berayun bolak-balik karena tarikan gravitasi dan tegangan di sepanjang tali atau kawat yang menggantungkan berat tadi.

Gerakan ini terus berlanjut sebagai akibat inersia. Menurut hukum dasar inersia, ketika benda dalam keadaan istirahat atau bergerak, ia akan terus dalam keadaan itu kecuali ditindaklanjuti oleh kekuatan eksternal. Dalam kasus bandul fisis, bandul akan terus berayun kecuali kekuatan eksternal bertindak untuk menghentikannya.

Karena tidak ada kekuatan eksternal bertindak di atasnya, itu dapat terus berayun tanpa batas melalui busur yang sama. Ketika pendulum berayun, energi keadaan yang berubah berdasarkan tempat di busur benda, tapi semuanya tetap sama dalam jumlah total potensial dan kinetik energi benda dengan kata lain, energi kekal.

Pada titik tertinggi bandul, ia tidak memiliki kecepatan dan semua energi dalam sistem adalah energi potensial. Ketika jatuh melalui busur, benda memperoleh energi kinetik dan kecepatan sambil kehilangan energi potensial. Setelah melewati bagian bawah busur, ia mulai lambat dan kehilangan energi kinetik sambil mendapatkan energi potensial dan ketinggian. Meskipun energi kinetik dan potensial bervariasi, pengukuran fisika bandul menunjukkan bahwa total tetap sama di semua titik di busur pendulum [4].

Dalam bandul fisis, hambatan udara dan gesekan diasumsikan tidak ada pada benda. Karena energi dari sistem bandul adalah kekal, dikatakan memiliki gerak terus-menerus, yang dapat dilanjutkan tanpa batas selama tidak ada energi yang hilang ke objek atau lingkungan lainnya.

Fakta bahwa pendulum terus berayun dengan cara yang sama dari waktu ke waktu adalah mengapa hal itu digunakan dalam jam untuk menjaga waktu, dan pada awalnya digunakan untuk melakukan pengukuran gaya gravitasi [3]. Untuk bandul fisis perhatikan gambar 9. Alat a. Satu set statif penggantung 1 buah b. Neraca Ohauss gram 2 buah c. Mistar plastik 1 buah e. Busur derajat 1 buah f. Stopwatch 1 buah 2. Bahan a. Bandul matematis 6 buah b. Bandul fisis 1 buah Identifikasi Variabel Kegiatan 1 1.

Variabel kontrol : panjang tali cm , massa bandul gr , jumlah ayunan 3. Variabel respon : periode ayunan s Kegiatan 2 1. Variabel manipulasi : massa bandul gr 2. Variabel respon : periode ayunan s Kegiatan 3 1. Variabel manipulasi : panjang tali cm 2. Variabel respon : periode s Kegiatan 4 1. Variabel manipulasi : sudut simpangan o 2. Variabel kontrol : massa batang gr , panjang batang cm , jumlah ayunan 3.

Variabel respon : periode ayunan s DefinisiOperasionalVariabel Kegiatan 1 1. Variabel kontrol : panjang tali cm , massa bandul gr , jumlah ayunan a. Panjang tali adalah panjang benang yang digunakan untuk menggantung bandul matematis pada statif, diukur dari titik menggantung poros ayunan sampai pada pengikat beban menggunakan mistar 1 m dengan satuan cm. Massa bandul adalah massa beban bandul yang digantung menggunakan benang diukur menggunakan neraca ohauss gr dengan satuan gram.

Jumlah ayunan adalah banyaknya gerak bolak-balik yang dilakukan bandul matematis. Pada kegiatan ini ada 10 kali ayunan. Variabel respon : periode ayunan s Periode ayunan adalah banyaknya waktu yang digunakan bandul matematis dalam melakukan 1 kali gerak bolak-balik, diukur menggunakan stopwatch dengan satuan sekon. Kegiatan 2 1. Variabel manipulasi : massa bandul gr Massa bandul adalah massa beban bandul yang digantung menggunakan benang diukur menggunakan neraca ohauss gr dengan satuan gram.

Simpangan adalah besarnya sudut yang dibentuk oleh bandul matematis dari titik setimbangnya yang digantung dengan benang, diukur menggunakan busur derajat dengan satuan derajat o.

Kegiatan 3 1. Variabel manipulasi : panjang tali cm Panjang tali adalah panjang benang yang digunakan untuk menggantung bandul matematis pada statif, diukur dari titik menggantung poros ayunan sampai pada pengikat beban menggunakan mistar 1 m dengan satuan cm. Variabel respon : periode s Periode ayunan adalah banyaknya waktu yang digunakan bandul matematis dalam melakukan 1 kali gerak bolak-balik, diukur menggunakan stopwatch dengan satuan sekon.

Kegiatan 4 1. Variabel manipulasi : sudut simpangan o Sudut simpangan adalah besarnya sudut yang dibentuk oleh bandul fisis dari titik setimbangnya yang digantung pada statif, diukur menggunakan busur derajat dengan satuan derajat o.

Variabel kontrol : massa batang gr , panjang batang cm , jumlah ayunan a. Massa batang adalah massa beban bandul yang diukur menggunakan neraca ohauss gr dengan satuan gram. Jumlah ayunan adalah banyaknya gerak bolak-balik yang dilakukan bandul fisis. Variabel respon : periode ayunan s Periode ayunan adalah banyaknya waktu yang digunakan bandul fisis dalam melakukan 1 kali gerak bolak-balik, diukur menggunakan stopwatch dengan satuan sekon.

Prosedur Kerja Kegiatan 1 Bandul matematis 1. Menimbang massa bandul beban yang akan digantung pada statif 2. Menggantungkan bandul dengan seutas tali pada statif 3. Mengukur panjang tali penggantung, mencatat hasilnya pada tabel hasil pengamatan. Mengukur waktu yang dibutuhkan bandul untuk berayun sebanyak 10 kali ayunan. Mengulangi langkah 4 di atas dengan simpangan yang berbeda sebanyak 5 kali, mencatat hasilnya dalam tabel hasil pengamatan. Dengan cara yang sama lakukan langkah 4 sampai 5 dengan mengubah massa bandulsebanyak 5 kali panjang tali dan simpangan dikonstankan.

Mencatat hasil pengamatan pada tabel. Melakukan langkah 4 sampai 5 dengan mengubah panjang tali sebanyak 10 kali massa bandul dan simpangan dikonstankan. Kegiatan 2 Bandul fisis 1. Menggantungkan batang pada pengait yang terpasang pada statif. Mencatat hasilnya pada tabel hasil pengamatan. Melakukan kegiatan 2 untuk sudut yang lain, mengulangi sampai anda memperoleh 5 data. Bandul Matematis Kegiatan 1. Bandul Fisis Tabel 4. Periode ayunan batang No.

Bandul Matematis 1. Adapun faktor yang mempengaruhi periode ayunan sederhana adalah panjang tali, sedangkan simpangan, jumlah ayunan dan massa bandul tidak mempengaruhi besar periode ayunan sederhana. Jumlah ayunan juga tidak mempengaruhi besar periode ayunan sederhana baik itu 5 kali ayunan maupun 10 kali ayunan hasilnya tetap sama.

Kemudian massa juga tidak mempengaruhi besar periode ayunan sederhana antara massa 5 gr sama waktu tempuhnya dengan massa 50 gram jadi terbukti massa tidak mempengaruhi periode ayunan sederhana. Sehingga dapat disimpulkan bahwa yang mempengaruhi periode ayunan sederhana adalah panjang tali.

Semakin panjang tali maka semakin besar pula waktu yang digunakan untuk melakukan 10 kali ayunan sehingga periodenya pun semakin besar pula, begitupun sebaliknya. Plot grafik hubungan antara T2 dan l. Bandul Fisis 1. Periode ayunan batang berdasarkan tabel 4 a. Nilai percepatan gravitasi g untuk setiap nilai T. Kegiatan pertama adalah bandul matematis dan kegiatan kedua adalah bandul fisis. Bandul matematis terdiri atas tiga kegiatan kegiatan.

MACD APPEL PDF

Laporan Praktikum Bandul Matematis

Contohnya gerak ayunan pada bandul. Dari satu massa yang brgantung pada sutas tali, kebanyakan gerak tidaklah betul-betul periodik karena pengaruh gaya gesekan yang membuang energi gerak. Benda berayun lama akan berhenti bergetar. Gerak dengan persamaan berupa fungsi sinus merupakan gerak harmonik sederhana. Sutresna, 12 Periode getaran yaitu T. Waktu yang diperlukan untuk satu getaran frekwensi gerak f. Dan dalam batas elastisitas gaya pada pegas adalah sebanding dengan pertambahan panjang pegas.

BUX98A PDF

Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari banyah hal dan kejadian peristiwa yang secara tidak langsung itu merupakan suatu pembelajaran dalam pendidikan, mainan anak-anak misalnya. Taktok adalah suatu mainan yang sering dimainkan anak-anak yang bergerak saling berbenturan dengan diikat seutas tali yang dalam bahasa fisikanya adalah bandul. Ayunan sederhana merupakan salah satu contoh sistem yang melakukan gerak harmonic sederhana. Berdasarkan hal diatas, maka dilakukan eksperimen dengan memanfaatkan ayunan sederhana yang dikenal dengan bandul matematis untuk mengamati dan menganalisis perubahan energi potensial ke energi kinetik. Dalam praktikum ini difokuskan pada besarnya perubahan energi kinetik terhapat besarnya simpangan B. Rumusan Masalah 1.

EJERCICIOS Y TECNICAS CREATIVAS DE GESTALTERAPIA PDF

Bandul matematis bergerak mengikuti gerak harmonic. Bandul sederhana matematis adalah benda ideal yang terdiri dari sebuah titik massa, yang digantung pada tali ringan yang tidak dapat muju. Gaya yang selalu melawan arah simpangan dari suatu posisi seimbang. Dalam hal ini gaya yang melawan simpangan adalah gaya tangensial. Kelembaman yang memebuat benda tak berhenti ketika dalam posisi yang seimbangan tampa gaya. Dalam contoh ini massa yang berayun tidak berhenti tetapi pada posisi bawah posisi tengan, gaya nol , tetapi bergerak terus karena kelembaman massanya. Satuan SI untuk frekwensi adalah putaran periodik hert.

CYTOSINE-5-METHYLTRANSFERASES ADD ALDEHYDES TO DNA PDF

Meteran C. Jika suatu pertikal dalam gerak periodik bergerak bolak-balik dengan lintasan yang dilalui sama, geraknya disebut gerak Osilasi atau Vibrasi getaran. Bandul matematis adalah benda ideal yang terdiri dari sebuah titik massa yang digantungkan pada tali ringan dan tidak dapat mulus. Akibatnya gerak yang dihasilkan bukanlah gerak harmonik sederhana. Jadi untuk simpangan yang kecil , gaya pemulihnya sebanding dengan simpangan dan berlawanan arah. Halliday dan R. Resnick, :

Related Articles